Sungguh…pagi tadi saya berdiskusi dgn beberapa senior saya membahas tentang kecelakaan pesawat yg menimpa maskapai Adam Air di Bandara Hang Nadim, Batam dan terbakarnya pesawat C-160 milik Manunggal Air di Wamena, Papua beberapa hari yg lalu. Seakan menyambung diskusi tersebut…. beberapa saat menjelang istirahat siang, saya mendengar Helikopter latih jenis Bell-47G Soloy dengan nomor penerbangan H-4712 milik Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma, Kalijati, Jawa Barat, jatuh di ladang tebu Desa Wanasari, Subang. Kecelakaan tersebut menewaskan pilot Lettu Pnb Engky Saputra Jaya, sedangkan mekanik Prada Ridi W mengalami luka bakar. Innaliallahi wainalillahi roji’un…..
Dan untuk kesekian-kalinya Saya hanya bisa merenung seraya berucap….
Selamat jalan kawan…
Semoga arwahmu diterima Tuhan Yang Maha Kuasa
Dan ditempatkan di tempat yg paling mulya di sisi-Nya…
Teriring pula do’a…
Semoga seluruh keluarga,
Sanak-saudara handai-taulan,
Kerabat dan sahabat… di beri ketabahan.
Jahh…..
TNI Angkatan Udara berduka, Saya-pun berduka.
*******
*) gbr dari sini
DIarsipkan di bawah: Renungan | Tagged: AURI/TNI, belasungkawa, bell 47-g, heli, helikopter, jatuh, pilot, tni angkatan udara





amin, Kang.
berkurang lagi bilangannya, tapi itulah juga kasih sayangNya…
Amin…semoga Anggaran untuk pertahanan tidak dikurangi, ato paling nggak tidak disunat-sunat lagi oleh oknum tukang sunat di atas sana sehingga dana untuk operasi dan perawatan pesawat milik TNI-AU bisa dioptimalkan penggunaannya.
Salam,
Dollar
turut berduka cita, bung serdadu. semoga kejadian tragis itu tak akan terulang lagi.
Farewell, Leutnant….
God Bless you….