• Statistik Blog

    • 61,192
  • Arsip

  • Kategori

  • free counters

Sekilas Info : Latgab TNI 2008 (edisi Geladi Lapangan)

Pada tanggal 1-20 Juni 2008 ini… TNI melakukan latihan Geladi Lapangan di empat titik yakni Batam, Natuna, Singakawang (Kalimantan Barat) dan Sanggata (Kalimantan Timur). Gladi Lapangan ini merupakan latihan tahab ke-dua dari Latgab TNI 2008 (Tahab pertama/Gladi Posko telah diselenggrakan pada tgl 21-28 April 2008 yang lalu … di Markas Divisi Infanteri I/Kostrad, Cilodong ).

Menurut sekenario…. ke-empat titik tersebut (Batam, Natuna,Singkawang dan Sangata) dikuasai oleh aggressor sehingga TNI sebagai komponen utama pertahanan Negara yang mempunyai tugas pokok menegakkan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan Negara merencanakan untuk merebut kembali wilayah tersebut melalui Operasi Militer untuk Perang (OPM). Dalam rangka OMP tersebut maka diselenggarakanlah “Kampanye Militer” yang terdiri dari serangkaian (beberapa) Operasi Gabungan (Opsgab) untuk mencapai sasaran strategi dalam wilayah mandala perang.

Singkatnya… untuk melaksanakan operasi gabungan tersebut ( yang telah direncanakan) maka dibentuklah Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) untuk menyelenggarakan/melaksanakan opsgab yang direncanakan.

Dalam Geladi Lapangan (Glalap) yang merupakan kelanjutan dari Geladi Posko (Glapos) yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu… akan dilaksanakan kampanye militer yang merupakan pelaksanaan rangkaian operasi gabungan yang telah direncanakan dalam proses rencana kampanye, dalam rangka merebut sasaran kampanye guna mencapai tujuan. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi Operasi Pendahuluan, Operasi Pokok dan Operasi Bantuan.

Operasi Pendahuluan merupakan opsgab yang dilaksanakan dalam rangka menciptakan situasi yang menjamin terlaksananya operasi pokok. Hasil operasi pendahuluan ini akan sangat mempengaruhi pelaksanaan operasi pokok, oleh karena itu konsep pelaksanaan operasi pendahuluan ini harus dapat meniadakan/mengeliminasi ancaman terhadap kekuatan-kekuatan yang akan melaksanakan operasi pokok. Catatan : dalam kondisi yang sebenarnya… operasi pendahuluan ini terdiri dari beberapa bentuk operasi (misalnya Operasi Intelijen, Operasi Laut Gabungan, Operasi Udara, Blokade Laut dan Penyekatan Udara) sehingga operasi pendahuluan dalam Rencana Kampanye (Renkam) dapat merupakan suatu tahab operasi tersendiri. Pada Glalap kali ini, bentuk Opsgab pada Operasi Pendahuluan yang dilaksanakan adalah Operasi Laut Gabungab (Opslagab) dan Operasi Udara Strategis.

Operasi Pokok merupakan opsgab yang dilaksanakan dalam rangka merebut sasaran-sasaran strategis serta menghancurkan kekuatan pokok musuh yang telah dibatasi ruang gerak dan kemampuannya oleh operasi-operasi pendahuluan. Pada Gelalap kali ini, bentuk Opsgab pada Operasi Pokok yang dilaksanakan adalah Operasi Lintas Udara (Opslinud), Operasi Amfibi (Opsfib), Operasi Pendaratan Administrasi (Opsratmin) dan Operasi Udara Strategis/Taktis.

Operasi Bantuan merupakan opsgab yang dilaksanakan dalam rangka mengikat dan mencegah kekuatan musuh agar tidak dapat memusatkan kekuatannya kepada sasaran-sasaran strategis, yang akan direbut melalui pelaksanaan operasi pokok. Pada Glalap kali ini, bentuk Opsgab pada Operasi Bantuan yang dilaksanakan adalah Operasi Pengintaian, Operasi Pernika, Operasi Khusus, Operasi SAR, Operasi Penyesatan dan Operasi Teritorial.

Geladi Lapangan yang dilaksanakan ini… melibatkan prajurit di lingkungan Mabes TNI 2.418 orang, TNI Angkatan Darat 10.388 orang, TNI Angkatan Laut 13.150 orang, dan TNI Angkatan Udara 4.615 orang. Sementara alutsista yang diikutsertakan terdiri dari… 38 tank, 19 panser, 9 helikopter dan 1 pesawat Cassa 212 (TNI AD), 61 kapal RI, 30 tank amfibi PT-76, 55 panser amfibi/RRF, 12 unit Kapal K-61, 3 unit Tatra, 4 roket M-70, 6 Howitzer, 2 Hovercraft, 1 combat boat, 3 Serider, 78 perahu karet, 3 helikopter NBO-105, dan 2 helikopter Bell 412 (TNI AL), 24 pesawat tempur, 31 pesawat angkut, dan 13 helikopter dari berbagai jenis (TNI AU).

Demikianlah sekilas info, semoga bermanfaat.

“Semoga semuanya bisa berjalan lancar, tujuan yang diinginkan bisa tercapai dan ndak ada korban (zero accident/incident)”

*****

Pustaka :

1. Naskah pembekalan dalam rangka Latgab TNI 2008 di Cilodong.

2. Vademicum : Operasi dan Latihan TNI AU – Sekolah Komando Kesatuan TNI AU (Sekkau)

13 Tanggapan

  1. semoga latihan ini mampu menghasilkan personil TNI yang profesional, kuat, tangguh, dan tanggon.

  2. semoga sukses….

  3. Indonesia adalah negara pulau, diperlukan TNI dan Kepolisian yang tangguh untuk menjaga agar negara tetap berdaulat.

  4. @ sawali :
    Yup… semoga demikian Pak..

    @ diah :
    Tengkiu atas kunjungannya…

    @ edratna :
    Nyang juwega ndak boleh dilupakan adalah… “Rukun” alias ndak pada saling kelahi.

    *tengkiu atas kunjungan balasannya Bu…*

  5. latihan perang atau perang2an?

    kapan perang beneran?

  6. @ yoyon :
    Latihan perang dgn perang2an bedanya apaan bos..??
    Kapan perang(nya) beneran…???… kapan-kapan.

  7. Latihan perang pake senjata beneran.
    Perang2an pake senjata mainan.
    CMIIW ^_^

  8. dirimu ikut latgab juga boz????

  9. perang beneran aja bang….malah karuan hehehe….:)

  10. @ yoyon :
    Wehhh… kok pinter banget sehh sampeyan.. :lol:

    @ bebi :
    Ikut mendukung ajahh… jadi staff komlek Bozz…
    Saya stby di Makogasud, Makassar.

    *Komlek = Komunikasi Elektronika
    *Makogasud = Markas Komando Tugas Udara

    @ gamma :
    Emang komandan komlek beneran nehh… ndak peduli lat, nyang penting OL :lol:

    Yup… apalage klo perangnya di Malang :mrgreen:

  11. Abang ikut Latgab juga?
    Selamat berlatih dan bertempur bang…
    salam buat Lechting saya…

  12. selamat malam.
    izin bertanya.
    klo materi kaya gini bukannya tingkat klasifikasinya rahasia? (atau terbatas? lupa lagi.. hehehehe)

  13. @ Fajar Supriono:

    Berita inihh sebelumnya dah keluar/di-release di media cetak/elektronik. Saya hanya menambahkan “sedikit” keterangan, khususnya nyang berkaitan dgn masalah “definisi” ajahh.

    Info nyang ada di situ ndak ada nyang baru kok…, saya cuman menuliskan dalam “gaya bahasa” nyang lain. Biar lebih komunikatif n mudah dipahami. Ituhh aja.

    **kalo ndak percaya… silakan sampiyan buka2 kembali koran atau media elektranik lainnya nyang terbit sekitar akhir mei/awal juni**

Tinggalkan Balasan