• Statistik Blog

    • 61,192
  • Arsip

  • Kategori

  • free counters

Koopsau… selamat ulang tahun yakk…!!

Hari ini… Komando Operasi TNI AU (Koopsau) Ulang Tahun euueeeyyyy…!!!

Kalee ini… Panitia Peringatan Koopsau di wilayah Koopsau II tempat saya cari makan dinas, cuman mengagendakan kegiatan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Panaikang (Makassar), Upacara dan Acara Syukuran.

Meski diselenggarakan secara sederhana dan ndak pake acara ngundang artis ibu kota serta potong kebo segala hanya bersifat intern ajahh… tapi peringatan HUT ke-57 Koopsau ini tetap memberikan makna nyang mendalam bagi segenap warganya.

Yup… sederhana bukan berarti ndak berkesan, justru makna kesederhanaan dari sebuah peringatan dapat memberikan kesan nyang mendalam ditengah kesulitan nyang melanda bangsa Endonesahhh.

Baitheweeekk… sekedar memberikan sedikit pencerahan… berekut ini akan saya sampekeun cukilan kelapa muda ringkasan sejarah perjalanan Koopsau nyang saya ambilkan sumbernya dari [sini].

Perkembangan Koopsau sebagai Komando Utama Operasional TNI, tidak terlepas dari perjalanan sejarah TNI Angkatan Udara yang tumbuh seiring dengan perkembangan kebutuhan dan keadaan.

Selepas ditandatanganinya perjanjian Konferensi Meja Bundar ( KMB ) tgl. 23 Agustus 1949, TNI AU (dulu AURI-red) membentuk Skadron Udara. Pada awalnya dibentuk Skadron 1 berada di Lanud Halim Perdanakusuma dan Skadron 2 di Lanud Husein Sastranegara Bandung. Kemudian menyusul dibentuk Skadron Udara 3 Pemburu dengan pesawat P-51 Mustang tanggal 21 Maret 1951.

Pada tanggal 21 Maret 1951, berdasarkan Surat Penetapan Kasau Nomor : 2811/KS/1951, dibentuklah Group Operasional yang terdiri dari Skadron Udara 1 (Pengebom) dengan pesawat B-25, Skadron Udara 2 (Angkut) dengan Dakota C-47, Skadron Udara 3 (Pemburu) dengan Mustang P-51, Skadron Udara 4 (Intai Darat) dengan pesawat Auster / Piper L-4 J, dan Skadron Udara 5 (Intai Laut) dengan pesawat PBY-54 Catalina.

Pada tanggal 15 Juni 1951, Group Operasional kemudian berubah menjadi Komando Operasi yang dibentuk berdasarkan Surat Pengumuman Kasau Nomor : 57/23/Peng/KS/1951 tanggal 9 Juni 1951 dengan Komodor Udara Roeslan ditetapkan sebagai Pangkoops (Panglima Komando Operasi). Pada saat itulah… untuk pertama kalinya diperkenalkan semboyan ” Abhi Bhuti Antarikshe ” yang mengandung arti ” Keunggulan di Udara“.

Selanjutnya pada tanggal 27 Juli 1954, berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor : 165/125/Pen/KS/54 tanggal 27 Juli 1954, Komando Operasi berubah menjadi Komando Group Komposisi. Pada masa ini komposisi pesawat yang dimiliki TNI AU semakin banyak baik jumlah dan jenisnya. Dan pada tanggal 20 Februari 1956, Kesatuan Pantjar Gas (KPG) diresmikan Kasau dengan pesawat Vampire sebagai pesawat jet pertama mulai dioperasikan oleh penerbang tempur TNI AU.

Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1959, berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor: 315/Pen/KS/59 tanggal 5 Oktober 1959 Komando Group Komposisi berubah menjadi Koopsau dengan kekuatan yang dimiliki meliputi Wing Operasi 001 Lintas Udara yang berkedudukan di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Wing Operasi 002 berkedudukan di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Wing Operasi 003, berkedudukan di Lanud Iswahjudi Madiun, Wing Operasi 004 helikopter, berkedudukan di Lanud Atang Senjaya dan beberapa skadron tempur pemburu jet juga berada dibawah Komando Operasi.

Pada tanggal 21 Juni 1976, berdasarkan Keputusan Menhankam/Pangab Nomor : KEP/14/IV/1976, Koopsau berubah menjadi Komando Paduan Tempur Udara yang membawahi beberapa Wing Operasi yaitu, Wing Operasi 001 Lintas Udara, berkedudukan di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Wing Operasi 002 Taktis berkedudukan di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Wing Operasi 004 Helikopter, berkedudukan di Lanud Atang Senjaya Bogor, Batalyon Kopasgat, melekat/terpadu pada Kopatdara dan Satuan Udara Pertanian (Satud Tani) untuk membantu Departemen Pertanian.

Pada Tahun 1985, seluruh jajaran TNI melaksanakan re-organisasi, termasuk satuan jajaran TNI Angkatan Udara. Saat itu… Kopatdara dan Kodau mengalami perubahan menjadi dua Kotama Operasi yaitu Koopsau I berkedudukan di Jakarta dengan wilayah tugas dan kewenangan di Kawasan Barat Indonesia dan Koopsau II berkedudukan di Makassar dengan wilayah tugas dan kewenangan di Kawasan Timur Indonesia. Hal ini kemudian dipertegas dengan Surat Keputusan Panglima ABRI Nomor Skep/256/V/1985, tanggal 10 Mei 1985 tentang pembentukan Koopsau I dan II.

Pada tahun 1997, Sistem Organisasi Koopsau berubah dari Sistem Direktorat menjadi Sistem Asisten (Wakil Panglima berubah menjadi Kepala Staf ). Pada masa ini unsur radar dikembalikan ke Kohanudnas dan unsur Paskhas dikembalikan ke Korpaskhasau, yang sebelumnya dikendalikan oleh Makoopsau II.

Dalam perkembangannya, hingga saat ini… Koopsau I yang bermarkas di Jakarta membawahi 20 Lanud dan Koopsau II yang bermarkas di Makassar membawahi 19 Lanud. Koopsau juga dilengkapi 15 Skadron Udara dengan pesawat bersayap tetap dan helikopter serta 7 Skadron Teknik. Pada tahun 2003 TNI Angkatan Udara diperkuat dengan pesawat Sukhoi yang ditempatkan di jajaran Koopsau II. **** Dirgahayu Komando Operasi TNI Angkatan Udara, Abhi Bhuti Antarikshe.

Demikianlah sedikit pencerahaan ttg Koopsau.

Koopsau… selamat ulang tahun yakk…

******

PS.

*Untuk mengetahui lebih lengkapnya tentang TNI AU… silakan maen ke [sini]*

3 Tanggapan

  1. Ikut mengucapkan selamat ulang tahun kepada koopsau, semoga makin jaya di udara dan membawa kemaslahatan utk kemajuan negeri kita tercinta. Dirgahayu!

  2. DIRGAHAYU KOOPSAU…Semoga tetap Jaya Di Udara..!
    (Sori, kayak RRI aja heheheh..)
    saya ubah bang :
    “Dirgahayu Koopsau, semoga semakin melaju dan bertumbuh dalam tugasnya menjadi sayap nusantara”

  3. @ sawali & gunawanwe :
    Atas nama seluruh warga Koopsau, saya ucapkan terimakasih.

Tinggalkan Balasan