metallica…..!!!!

180px-metallica_logo.jpg

Dan setelah Genesis….., Metallica-lah band fovoritku berikutnya. Perkenalanku dgn grup band “gedombrengan” nan asyik ini diawali saat kudengarkan lagunya yg bertitle “enter sandman”. Lagu yg diambil dari album Metallica yg bertitle “Black Album” ini benar-benar tlah mencuri hatiku dan mampu menggerakan kakiku tuk sesegera mungkin menuju ke toko kaset yg kebetulan berada gak jauh dari rumahku. Tanpa banyak pikir…langsung kubeli kaset-nya Metallica dan ternyata aku suka beneran dgn Metallica. Musik “jung-jung-jet”-nya Mettalica yg penuh energy dgn melodi nan sangar tapi masih bisa diterima di telinga manusia yg agak normal itulah yg membuatku menempatkan Metallica sebagai grup band kedua yg paling kusuka. Dan inilah yg kuketahui tentang Metallica…..

1981
Metallica didirikan di Los Angeles- Amerika Serikat dgn formasi Lars Ulrich (drum), James Hetfield (vocal dan Gitar), Lloyd Grant (gitar) dan Ron Mc Govney (bass). Formasi ini gak bertahan lama karena kemudian Lloyd Grant dan Ron Mc Govney mengundurkan diri dan digantikan oleh Dave Mustaine (gitar) dan Cliff Burton (bass).

1983
killemall.jpgDave Mustaine keluar dari Matallica (mendirikan Megadeth) dan posisinya digantikan oleh Kirk Hammett (ex gitaris Exodus). Formasi ketiga inilah yg kemudian mengawali perjalanan panjang kisah grup band Metallica di blantika musik dunia dgn merilis album pertamanya bertitle “Kill ‘Em All” Di debut albumnya yg pertama ini, vocalnya James Hetfield masih nyaring, teriakanya masih melengking dan gak seberat sekarang, sehingga metalnya terasa lebih “trash”. Bagi para pendengar “pemula” di dunia per-metal-an mungkin lagu-lagu di album ini kurang bisa dinikmati, meskipun secara melodi terutama di lagu Motorbreath, Jump in the fire dan Seek and Destroy sangat enak buat nge-“head banger”. Secara keseluruhan, lagu2 di album “Kill ‘Em All” berirama cepat dgn permainan gitar Kirk dan gebukan drum Lars sangat menonjol.

1984
ridethelightning.jpgMetallica merilis albumnya yg kedua yg bertitle “Ride the Lightning”. Yang menarik di album ini….ada satu lagu instrumental berjudul “The Call of Ktulu” dan lagu “slow” yg berjudul “Fade To Black” yg iramanya terasa berbeda dari lagu2 metallica lainnya. Dan menurutku, lagu Fade to Black-lah yg menjadi cikal bakal terciptanya lagu-lagu “slow manis” ala Metallica di album2 berikutnya. Namun secara keseluruhan lagu2 di album yg kedua ini masih menonjolkan permainan gitar nan cepat dan gebukan drum yg bertenaga dgn dibarengi teriakan nyaring vokalisnya.

1985
masterofpuppets.jpgAlbum ketiga dgn title “Muster of Puppets” dirilis. Lagu-lagu di album ini meski irama-nya lebih nge-thrash dari dua album sebelumnya tapi sangat “enak” buat didengerin dan musiknya bisa digumakan buat nge- “head banger” sampe elek. Permainan gitarnya Kirk Hammett sangat dahsyat di album ini, teriakannya si James Hetfield juga makin berat bertenaga dan gebukan drum Lars Ulrich terasa lebih cepat menghentak tapi cabikan bass-nya Cliff Burton gak begitu terlihat karena tertutup dgn kedahsyatan giitarannya Kirk. Coba aja dengerin lagu-lagunya semacam “Battery, Master of Puppets, The Thing That Should Not Be, Disposable Heroes, Damage, Inc.” maka nuansa “kesangaran” akan sampeyan dapat. Sementara pada lagu Home (Sanitarium), diawalnya akan sampeyan temui irama “slow” ala Metallica tapi di akhir lagu sampeyan akan dapatkan kembali permainan gitar dan gebukan drum nan dahsyat. Di tahun 1986, saat tour ke Skandinavia dalam perjalanan bus yg ditumpangi personel Metallica mengalami kecelakaan yg menyebabkan Cliff Burton (bass) meninggal dunia dan masuklah Jason Newsted bassis dari grup Floatsam and Jetsam menggantikan posisinya.

1988
andjusticeforall.jpgAlbum keempat Metallica yg bertitle “….And Justice For All dirilis”. Di album ini ciri khas nge-thrash-nya Metallica masih terlihat jelas meski di beberapa lagu-nya baik dibagian intro-nya atau di coda-nya terdengar permainan bass yg lebih dominan seperti di lagu “One,…And Justice for All dan Havester of Sorrow. Secara keseluruhan lagu-lagu di album ini banyak diwarnai “dialok” antara vocal, gitar dan drum yg memainkan irama yg sama. Dengerin aja pada lagu “Blackened” , “Eye of the Beholder” , ” Shortest Straw”, “The Frayed Ends of Sanity” maupun di lagu “Dyers Eve”

1991
metallica.jpgAbum kelima Metallica dgn title “Black Album” dirilis. Album inilah yg bikin aku jatuh hati dgn Metallica. Semua lagu di album ini dari “Enter Sandman , Sad But True, Holier Than Thou , The Unforgiven, Wherever I May Roam, Don’t Tread on Me, Through the Never, Nothing ElseMatters, Of Wolf and Man, The God That Failed, My Friend of Misery, sampe The Struggle Within” sangat “easy listening”. Kalau dilihat dari segi musikalitasnya “Black Album” memang mempunyai banyak perbedaan bila dibandingkan dgn album-album Metallica sebelumnya yg lebih banyak menonjolkan kecepatan permaianan gitar Kirk Hammett, gebukan drum Lars Ulrich yg terasa “kering” dan lengkingan James Hetfield yg masih “bersih”. Di album ini, gitarannya Kirk lebih “sederhana” namun banyak ornamen distorsi disertai gema yg bikin lagu2nya tampak lebih megah dan sangar. Vokalnya si Hetfield juga Nampak lebih berat dan kadar “ke-serak-kan”-nya semakin bertambah. Perbedaan yg jelas terlihat adalah gebukan Lars yg dibarengi dgn dentuman bass Jason Newsted yg membuat “ke-Thrash-an”-nya agak sedikit berkurang namun justru inilah yg bikin Metallica jadi lebih banyak mendapatkan penggemar baru. Dan satu lagi…,dentuman dan cabikan bass (di album ini) lebih sering terdengar dan lebih “nendang”. Mungkin bagi yg suka “pure thrash” akan mengatakan bahwa “Black Album” kurang greget, tapi yg jelas album ini sangat-sangat sukses baik di pasaran maupun di ajang penghargaan semacam Grammy Award shg bikin nama Metallica semakin berkibar di blantika musik dunia.

1996
load.jpgMetallica merilis albumnya yg keenam yg diberi title “Load”. Di album ini gaya “Black Album” masih terasa. Entah mungkin karena para personelnya semakin bertambah usia atau kiblat musik metal yg sudah banyak mengalami pergeseran maka album ini seolah-olah menegaskan bahwa Metallica sudah tidak seperti yg dulu. Lihatlah di lagu “Mama Said” yg mulai mencoba memasukan unsur country di musiknya demikian di bagian intro lagu “Wasting My Hate”. Sementara di lagu “Until It Sleep, Hero Of The Day, Bleeding Me dan The Outlaw Torn” terasa ada sesuatu yg beda di musiknya. Dentuman bass-nya semakin banyak di album ini sehingga meskipun masih dikatakan sanggar tapi sebenarnya musik “Jung-jung-jet”-nya Metallica telah mengalami evolusi. Lagu lain di album ini yg cukup “nendang” antara lain 2×4, Cure, Ain’t My Birht dan Poor Twisted Me.

1997
re-load.jpgAlbum ketujuh dgn title “Reload” dirilis. Dengan semakin mantapnya posisi Metallica di jajaran music heavy metal dunia, maka lebih mudah bagi Metallica untuk ber-experiment di alunan musiknya. Lihat aja di lagu “Fuel, The Memory Remains, Devil’s Dance dan Low Man’s”, sangat terasa “new taste”-nya. Lagu-lagu lain yg kusuka di album ini antara lain “The Unforgiven II, Attitude,Better than You dan Slither.

*Setelah merilis album “Reload”, Metallica cukup lama gak ngeluarin album dikarenakan banyak masalah yg melingkupi para personelnya. Dari keluarnya sang bassis Jason Newsted sampe masuknya sang vokalis James Hetfield ke rehabilitasi ketergantungan obat dan masalah hukum dengan Napster membuat Metallica baru ngerilis album berikutnya di tahun 2003.*

2003
stanger.jpgAlbum kedelapan yg diberi title “ST. Anger” dirilis. Posisi Jason Newsted digantikan Rob Trujillo. Yang menonjol di album ini diantaranya suara drum yg digebug Lars Ulrich yg terdengar beda dgn yg di album2 sebelumnya. Cabikan bass Rob Trujillo membawa alunan musiknya Metallica terasa seperti ada nuansa Linking Park di dalamnya. Namun secara keseluruhan 11 lagu di album ini lebih “ngebit” dan lebih bertenaga. Coba aja dengerin lagu St. Anger, Frantic, Some Kind Monster, Dirty Window dan Invisible Kid….Salam Metal !!!!

* Untuk postingan Metallica ini, trimakasih kuucapkan ke “Pak Dokter Metal” yg mangkal di RS Sarjito-Yk atas bahan2 tulisannya. “Dab….Gitaran jung-jung- jet -nya manttaaabbsss”. Kedepannya aku akan bahas Queen, yg merupakan grup music ketiga yg kusuka setelah Genesis dan Metallica*

Iklan

36 Tanggapan

  1. Metallica’s ‘Death Magnetic’ CD goes No. 1

    07:11 PM CDT on Wednesday, September 17, 2008

    McClatchy Newspapers

    Death Magnetic, the latest album by Metallica, debuted Wednesday at No. 1 on the Billboard 200 albums chart.

    Death was released Sept. 12 and sold 490,000 copies in only three days; it felled the previous week’s sales king, The Recession by Young Jeezy.

    This is Metallica’s fifth studio album in a row to debut at the top. That’s a record, according to Billboard.com: Metallica previously had been tied with the Beatles, U2, and the Dave Matthews Band with four straight No. 1 debut albums.

  2. @ logamberat:
    Mangsudnya “Fakultas Kemetalan Universitas Groupies Metallica” keeee…kkee…keee… *mekso Dab* :mrgreen:
    Piye… Cyanide dah dapat kuncinya..?? Unforgiven III n Judas Kiss juwega okehh Dab.

  3. Kekekeekeekk… 😀
    cyanide + the d that nvr cm wis dab 🙂

  4. uhmmm…jd inget pas nonton metallica di lebak bulus 11 April 1993, klas festival tiket 45rb, nyampe sana sempat beli tourbook-nya 25rb…:)

  5. hehehe gue pgen jadi fans metalica….hehehehe deat magnetic top men …….
    btw…..klo band indo gue suka /rif…………..gothic men…
    salam rock

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: