counting crows

Sekarang waktunya : Counting Crows…..!!!!!!!

banercrows.gif

Yup….grup band yg di-genre-kan Alternative Rock ini punya warna yg beda bila dibandingkan dgn Nirvana, Cake ato Linking Park apalagi dgn Dream Theater yg digolongkan pada genre music yg sama. Counting Crows (CC) lebih mendekati R.E.M, Hottie and The Blowfish ato Dave Matthews Band (DMB). Lagu yg panjang dalam balutan chord2 yg sederhana dgn gebukan drum yg lebih variatif, genjrengan gitar yg gak begitu sangar meski gak bisa juga dikatakan “cemenk” dan cabikan bas yg terkadang mendekati ke- “fushien-fushien”-an serta banyaknya bunyi-bunyian dalam setiap lagu yg ditembangkan dari piano, mandolin, melotron, harmonica, accordian bahkan sampe banjo yg sering dipake para “Cowboy” klo lagi ngamen dan ditambah lagi dgn “choir backing vocal”-nya yg ciamik menjadi ciri khas dari “CC”. Grup Band ini didirikan pada sekitar tahun 1991-an dan rilis debut albumnya pada tahun 1993 yg bertitle “August and Everything After” dgn hit single-nya “Mr. Jones”.

…Aku punya cerita yg berkesan ttg album “CC” yg satu ini…., perkenalanku dgn “CC” berawal saat aku dines di Bandung sekitar tahun 1997-an yg secara gak sengaja aku melihat di salah satu station tipi negeri ini yg nayangin video clipnya lagu “Mr. Jones”. Sepulang ngantor, langsung ganti baju sipil njut naik angkot menuju ke toko kaset tapi setelah bludas-bludus ke beberapa toko kaset resmi di seputaran “Dalem Kaum”, kaset “CC” yg kucari gak ada maka dari pada pulang nggak ada hasil akhirnya aku beli aja kasetnya Dave Matthews Band (DMB) aja. Dalam perjalananku menuju ke “Kebon Kelapa” tuk nyari angkot yg jurusan Soreang, aku berhenti sejenak di emperan liat-liat buku bekas yg banyak dijual disana, eee….nggak disangka dan gak pernah diduga sebelumnya ternyata disampingnya penjual buku bekas tsb ada yg jualan kaset bekas dan diantara yg berderet-deret kaset yg dijual ternyata ada kasetnya “CC” dan meski bukan album yg berisikan lagu “Mr Jones” (August…..) tapi karna dah jatuh cinta dgn “CC” maka langsung aja kubeli kasetnya yg ternyata belakangan baru kuketahui klo keset “CC” yg bertitle Recovering The Sattelites adalah albumnya ter-gres-nya “CC”. Karena “CC”-lah maka kegemaranku di waktu jadi orang sipil dulu yaitu “hunting” kaset bekas kambuh lagi. Album August…..yg berisikan lagu “Mr. Jones” itu akhirnya kudapatkan di seputaran pasar mBeringharjo yg berada di “Kasultanan Ndoyokarta Hadiningrat” disaat “wakuncar” ke mantan pacar (sekrang istriku, red) yg rumahnya di seputaran Purwamartani..

Balik lagi ke bahasan ttg “CC”…..dan ini-lah yg kuketahui ttg Counting Crows, silakan ditambahkan aja jika ada yg kurang dan sampaikanlah ralat jika ada kesalahan.

1993

augusteverythingafter.jpgAlbum “CC” bertitle “August and Everything After” yg berisikan 11 lagu diantaranya Anna Begins, A Murder of One, Ghost Train, Mr. Jones, OMAHA, Perfect Blue Building, Raining in Baltimore, Rain King, Round Here, Sullivan Street dan Time and Time Again. Benar-benar sangat menghibur dan enak didengar. Lirik lagu nan panjang dengan cara pembawaan bak orang bercerita member suasana lain seperti lagu-lagunya Genesis saat awal-awalnya berdiri dan menurutku cara Adam Duritz dalam mendendangkan lagunya like Peter Gabriel hanya beda warna aja. Coba aja nikmati semua lagunya sambil ikutan menyanyikan bak Adam Duritz maka…..dijamin akan “merem-melek” menikmati alunan melodi nan syahdu. Pas dines di Lombok….klo lagi main ke café aku mesti request lagunya “CC” yg berjudul Mr. Jones….uueeeenaaakkkk tennnnannnn.

1996

recoveringthesatellites24kgolddisc.jpgRilis album kedua bertitle “Recovering The Satellites” (RTS) yg menyajikan 14 lagu diantaranya Angel of the Silences, Another Horsedreamers’ Blues, A Long December, Catapult, Children in Bloom, Daylight Fading, Goodnight Elisabeth, Have You Seen Me Lately, I’m not Sleeping, Maercury, Millers Angel, Monkey, Recovering the Sattelites dan Walkaways. Agak berbeda dgn albumnya yg pertama maka album RTS ini agak sedikit lebih berisik alias nuansa distorsi pada genjrengan gitarnya lebih banyakan like OASIS-lah. Ciri khas lagu yg berlirik panjang masih dapat ditemui pada “Angel of the Silences”, sementara lagu A Long December sangat enak buat bersenandung dan lagu Catapult, Daylight Fading dan Recovering the Sattelites…distorsi gitarnya mantabssss. Secara umum album yg bertitle RTS ini lebih garang dan lebih nendang.

1999

thisdesertlife.jpgAlbum ketiga dirilis bertitle “This Desert Life” yg berisikan 11 lagu diantaranya All My Friends, Any Hit the Atmosphere, Colorblind, Four Days, Hanging Around, High Life, I Wish I Was a Girl, Mrs. Potter’s Lullaby, Speedways, St. Robinson in His Cadillac Dream dan Kid Things. Secara album ini agak sedikit lebih “ngepop” dan hampir gak ada distorsi-distorsi-nya sama sekali di genjrengan gitarnya, jahh….agak lebih mendekati R.E.M-lah. Sementara lirik lagu nan panjang dgn pembawaan seperti bercerita masih terlihat pada lagu Mrs. Potter’s Lullaby meski iramanya lebih lembut dari pada lagu berlirik panjang di album-album sebelumnya. Di album ini… lagu Hanging Around, St. Robinson in His Cadillac Dream dan Kid Things cukup uuueeeenak ditembangin, sedangkan lagu Colorblind yg dijadikan soundtrack-nya film Cruel Intentions berirama sangat slow sehingga enak juga klo buat ngiringin mimpi di peraduan.

2002

hard.jpgAlbum bertitle “Hard Candy” dirilis. Album ini berisikan 13 lagu include “Big Yellow Taxi” yg menjadi soundtrack-nya film Two Weeks Notice. Lagu-lagu lainnya diantaranya Hard Candy, Good Time, All My Love, Goodnight LA, Butterfly In Reverse, New Frontier, Carriege, Black an Blue, Why Should You Come When I Call, Up ALL Night, Holiday In Spain dan American Girls. Di Indonesia lagu Accidentally in Love (soundtrack-nya film Shrek 2) klo gak salah di masukan dalam satu kaset di album Hard Candy ini. Secara umum…lagu-lagunya lebih “ngepop” (lagi) sehingga rasa-rasanya kok gak pas klo dimasukan ke genre alternative rock. Tapi kekuatan vocal-nya Adam Duritz-lah yg bikin aku tetap suka dgn grup band yg satu ini meski telah mengalami banyak perubahan. Nuansa beda sangat jelas terlihat pada lagu Big Yellow Taxi, Accidentally in Love dan American Girls, sedangkan lagu slow nan manis seperti lagu A Long December terdapat pada lagu Why Should You Come When I Call.

2008

saturday.jpgPada tahun ini “CC” akan ngeluarin album baru yg bertitle “Saturday Night & Sunday Morning” yg rencana-nya akan dirilis bulan Maret 2008 mendatang, sementara 2 lagu yg baru aja ku download di official website-nya “CC” berjudul “1492” dan “When I Dream of Michelangelo” bagus dan langsung nge-“Klik”di hati. Bagi yg suka Counting Crows….selamat menunggu…..!!!!

ccrows-1.gif

Personel Counting Crows : Adam Duritz (vocal and Piano), David Bryson (Guitar), Charles Gillingham (Piano, Organ, Mellotron, Harmonica, and Accordian), Dan Vickrey ( Guitar and Banjo), David Immergluck ( Guitar, Mandolin, Pedal Steel, and Bass), dan Jim Bogios (Drums).

Iklan

10 Tanggapan

  1. jujur aja, C Crows jg salah satu favoritku. ceritanya dulu waktu SMP kelas 1 udah fallin in love ma EINSTEIN ON THE BEACH nya mas adam. mgkn prosesnya hampir sama yaitu: hunting kaset2 bekas di pelosok jkt nemunya di belakang univ gundar depok. taon 2002 koleksiku dah lengkap n tak bawa ke Rba cm skrg dah pada ilang…mau kasak/suk lg blm ada waktu.

  2. paling enak dengerin CC emang pas di Happy cafe…cuma gak enak kalo di penghujung acara datang waiter membawa secarik kertas dengan senyuman mengharapkan tip..mulailah ilmu lobby sana sini dimainkan. he..he..

  3. hmm… band yg satu ini jarang dgrin, mgkn kupingku tergolong “old school” alias jadulz, tp masih masuklah 😉

  4. @ Anonymous :
    Downloads di internet aja….cos klo situ ngublek-ngublek glodok-pun belum tentu dapet cd/mp-3 bajakannya. Versi kasetnya aku masih punya…

    @ agung budi :
    Yup….penyanyi di happy cafe-lombok memang pas baget cengkoknya “CC”-nya.
    (*menerawang….kapan bisa maen ke sana lagi ya…???*)

    @ logamberat :
    …aku seneng dgn vocal-nya Dab. Dah pernah dengerin lagunya CC yg bertitle “Angel of the Silences”…gitarannya cocok dgn stylemu Dab meski gak begetoo sangar tapi bugus buat “show” deh Dab. Ato coba di download lagu “1492” di official website-nya “CC”…..distorsi dan melodinya lebih yahudddsssss.

  5. Wadooh….
    Mosok Dream Theatre mangslup kategori Alter Rock, segh….???

    Perasaan itu band Jadul deh.
    Hampir seangkatan jamannya Psichedelic, deh….

  6. Wadooh….
    Mosok Dream Theatre mangslup kategori Alter Rock, segh….???

    Perasaan itu band Jadul deh.
    Hampir seangkatan jamannya Psichedelic, deh….

  7. nantilah saya doakan cepet2 jadi alfa…….India dah gak sabar juga nih..

  8. @ mbelgedez :
    Yup….setelah aku cek ke official website-nya…ternyata genre-nya Dream Theater (…Theatre)adalah progressive metal/rock, Tengkiu atas koreksinya…dan maafkan atas kesalahan dalam “pengkiasan”(*login, coret DT dari postingan*).

    @ kemoekoez :
    Amiiinnnn……!!!!

  9. saya suka big yellow taxi…
    hehehe….

  10. yup….big yellow taxi…soundtracknya Two Weeks Notice. Baru liat filnya di tipi yaa…?
    tengkiu for kam(b)ing….nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: