Pantai Losari diserbu TNI-Polri

“Hidup TNI…..!!!! Hidup Polri….!!!”

Ratusan personel penjaga kedaulatan dan keamanan negeri ini dgn diangkut kendaraan militer dan semi militer bergerak dari 8 penjuru mata angin memenuhi ruas jalan kota menuju sebuah titik kumpul di dekat daerah perbatasan untuk melancarkan aksi penyerbuan.

Meski hari itu wilayah “Bumi Kalla” diguyur hujan yg cukup deras disertai angin kencang yg sanggup merobohkan papan2 baliho dan banner2 kain yg dipasang asal-asalan disepanjang jalan…..namun para nabi abdi Negara yg cukup Pe-De meski bergaji rendah itu dengan semangat 45….menerjang buruknya cuaca untuk mengejar deadline jam “J”. Majuuuuuu…..!!! Serbuuuuu……..!!!!


Jahh…bentrok antara anggota TNI dgn anggota Polri beberapa waktu yg lalu di Kota Masohi, Malaku Tengah yg menyebabkan 3 nyawa melayang sia-sia, puluhan rumah dan kendaraan terbakar habis dgn menyisakan sebuah tanda-tanya besar….”Mengapa kejadian bodoh itu bisa terjadi (lagi)….???”

Sebagai serdadu— Sayah gak mo ketinggalan untuk ikut bergabung bersama rekan2 seperjuangan lainnya dalam penyerbuan sore itu. Begitu dapat perintah… Sayah langsung persiapan. Dengan penuh ketelitian…. satu per satu sama dgn satu barang2 perlengkapan tempur pribadi Saya siapkan jangan sampai ada yg tertinggal di kamar kontrakan mess.

Seragam plus atributnya dari 3 jam sebelum jam “J” sudah rapi tergantung di dalam almari, jaket kulit agak bau kusiapkan juga di tas ransel hitam untuk jaga-jaga dari serangan hawa dingin yg mungkin akan Saya alami di penyerbuan (nanti) dan tak lupa jga kusiapkan senjata andalan yg selalu menemani kemanapun Saya berjengjeng berjuang mempertahankan hidup….. MP4 Audi made-in-japan (lhohhhh….kok…???!!!).

Sebenarnya para pimpinan kesatuan TNI maupun Polri…bahkan Panglima TNI, Kepala Staf AD, AL, AU dan Kapolri sudah berkali-kali menekankan bahwa bentrokan antar personel TNI dgn Polri sangat.. sangat.. dan super sangat dilarang…bahkan diharamkan untuk dilakukan bagi setiap anggota TNI-Polri yg berpikiran normal….tapi sayang seribukali sayang ternyata masih ada aja “OKNUM TNI-POLRI” yg abnormal cara pikirnya sehingga ….bertindak tak senonoh ngawur dgn mengatasnamakan “kesetia-kawanan”. (*mode “heran” ON)

Dengan kendaran militer berwarna biru dgn lampu “nguing-nguing” di atas kap-nya saya n friend menuju sasaran. Di sepanjang perjalanan… Saya mengawasi keadaan sekitar… sapa tau ada sopir angkot ato pengendara kendaraan seperti sepeda tapi ada motor-nya… yg sedang mabok ugal-ugalan kemudian tiba-tiba nylonong seuueeennak wudeeelnya tanpa lampu petromaks send.

Tau sendiri kan gimana sontoloyonya para pengendara saat waktu senja di kaimana jalanan… kayak lagu mobil balab-nya Naip itulah……salip kiri…banting kanan…. sangat crowded-lah pokoknya..! Sehingga agar selamat sampe di sasaran… sementara waktu Sayah menyediakan diri Sayah sebagai asisten pribadi yg setia meneriakan kata awas ada anjing setiap ada gangguan.

Akhirnya setelah kurang lebih satu jam…. Sayah nyampe juwega di sasaran yg telah ditentukan…..Pantai Losari…!!!!

Berbagai macam cara telah dilakukan untuk menghindari terjadinya bentrokan dan/ato perkelaihan antara anggota TNI dgn personel Polri. Dari peringatan lewat weblog surat perintah disertai ancaman sanksi berat bagi pelaku bentrokan…. sampe mengadakan kegiatan di lapangan yg sifatnya integrasi agar terbina kerukunan antara TNI-Polri. Tapi ya…itu tadi…karena ulah segelintir “OKNUM TNI-POLRI” yg abnormal maka rusaklah susu sepabriknya persatuan dan kesatuan yg merupakan modal utama untuk menjalanan tugas dalam rangka mengayomi masyarakat.

Sayah turun dari kendaraan militer berwarna biru dgn lampu “nguing-nguing” di atas kap-nya dgn kaki kiri duluan menginjak tanah… karena duduk saya memang di sebelah kiri, klo kaki kanan duluan…susah!!

Saya lihat banyak serdadu yg berdiri nyantai sambil ngobrol dgn sesekali terlihat asap putih mengebul di udara.  Bekas hantaman bom-kah kok asap putih-nya banyak kali…???!!   Ohh… ternyata serdadunya baru pada klepas-klepus ngisap rokim rokok. Amann….aman…..!!!

Alhamdulillah….Pantai Losari tlah berhasil dikuasai para serdadu dgn cengegesan sukses… tanpa pertumpahan darah setetes-pun…!!!!!

Jahh….agar kejadian bentrokan “Oknum sontoloyoTNI-Polri” di Kota Masohi, Malaku Tengah beberapa waktu yg lalu tidak merembet ke Sulsel khususnya Kota Makasar… maka pada malam itu diadakanlah Pagelaran Pesta Seni dan Musik TNI-Polri beserta warga masyarakat sekitar di Anjungan Pantai Losari dgn menu sarapan utama penampilan Rampak Gendang yang merupakan hasil kolaborasi antara personel TNI dgn anggota Polri. Pada kesempatan tersebut Panglima Kodam VII Wirabuana, Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo dgn didampingi Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II Marsekal Muda (Marsda) TNI Yushan Sayuti, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ign Dadiek Surarto, dan Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Aryanto Boedihardjo pada sambutannya menyatakan bahwa Pagelaran ini merupakan titik balik ditumbuhkannya persatuan antara TNI-Polri. Kebersamaan mutlak terjalin untuk mendukung tugas-tugas di lapangan. Turut hadir pada acara malam itu Gubernur Sulsel, Achmad Tanribali Lamo yg pada sambutannya, mengatakan bahwa TNI-Polri mestinya selalu menjadi teladan bagi masyarakat dgn cara tetap menjaga komitmen persatuan.

Hingga larut malam Saya berada di Anjungan Pantai Losari (mencoba) menikmati suasana sambil udad-udud dan clingak-clinguk sembari nguping….sapa tau ada blogger Angingmamiri yg lagi kopdar dan diskusi masalah weblog pake bahasa Jawa.

Karena gak ada… maka senjata andalan Saya, MP4 Audi made-in-japan… earphone-nya langsung aja kucolokan ke telinga maka bergemalah konsernya Genesis, Counting Crows, Metallica, Dave Matthew Band, Tesla, The Who, Hellowen, Kiss, Judas Priest dan Blassed Union Of Soul dgn visualisasi pertunjukan panggungnya Rossa, Bela Saphira, Tomi Ali dkk.

Jahh…sepanjang pagelaran boleh dikata Saya hanya melihat tapi gak mendengar. Hanya pas kata sambutan Pangdam dan Pejabat Sementara Gub Sulsel serta penampilan Pimpinan TNI-Polri yg menyanyikan lagunya Matta “Ketahuan” dan Rampak Gendang aja yg Saya simak dgn serius. Selebihnya… perhatian Saya tergangu karena lupa makan sore…dan kecapean berdiri dianjungan. Untung bawa Mp4 Audi made-in-japan….sehingga aku bisa senyum2 sendiri manakala mendengar musiknya Metallica tapi kok yg dipanggung asyik jogged sronok ala kucing garong sementara perut Saya Keroncongan…..huahaha…ha……huk..uhuk…huk (*sampe batuk2…*).

“Hidup TNI…..!!!! Hidup Polri….!!!”

“Jahh….semoga bentrok antara anggota TNI dgn anggota Polri beberapa waktu yg lalu di Kota Masohi, Malaku Tengah adalah kejadian terakhir dan tidak akan pernah terulang lagi sampe hari kiamat tiba….” begitulah harapan Saya dari lubuk hati yg paling dalam.

Mungkin….nggak…mungkin…..nggak….mungggggg…..grookkkk….grookkkk……!!!!!

(* Saya coba menghitung rintihan tokek di kamar Saya untuk coba mengetahui jawaban dari harapan diatas……dan ternyata sebelum dapat jawabannya Saya dah nggorok karena kecapean…….*)
Iklan

41 Tanggapan

  1. ngapain adu jotos??????ga ada gunanya mas.
    mending kita bersatu mpempertahankan INDONESIA tercinta.
    klw qt tidak bersatu qt mudah diserang dgn negara lain.
    ingat para pejuang sebelum kita,mereka semua bersatu hingga bisa mempertahankan indomesia.
    KLW MEREKA BISA KNP KITA TIDAK????????
    GO…GO….TNI DAN POLRI TETAP JAYA
    TERUS BERSATU yo…………

  2. kuncinya jangan ada yg sok jago, klu memang udah jago jgn perang dgn sebangsa sendiri,toh skrng bukan jamanya lg saling adu jotos,skrng jamanya mncari uang dgn cara kerja keras, tp klu msh pingin gitu2an…. yah kelaut aje biar dimakan ikan sekalian soalnx ikan kan blum tau bedakan tentara dan polisi, aku punya usul…. mau tahu yah…..? ini sy jlsin…………..
    bgmana klu penempatan personil disesuaikan dgn fungsinya…? misalnya pertahanan ditempatkan diperbatasan NKRI karna kan tugasnya menangani ancaman dari luar atau secara terpusat seperti di Amerika tentaranya terpusat di Woshinton DC, dan polisi ditempatkan didalam wilayah kesatuan daerah wilayah hukum masing-masing, ngaca dikit dong dengan Amerika serikat…………….

  3. kalo menurut aku polri dan tni oknumnya lho ini,sampai kapanpun gak akan rukun karena logikanya didalam satu keluarga ada 2 orang yang pegang senjata dan kewenangan ,pasti ada kres atau selisih paham, karena dua duanya punya power dan senjata ….yah…begitulahhhhhh

  4. lumayan seruuuuuuuu….
    ga seru donk kalo cuma biasa2 j makanya harus ada pembauan eh pembaruan, kasih hukumannya jgan tanggung2 wat sapa aja anggota yg brani melanggar disiplin. suruh tulis
    ” saya tidak akan berbuat nakal lagi dengan orang lain yang saya kenal ataupun tidak ”
    yah cukuplah 5000 baris, huehehehehehe…

  5. sagat bagus tu karena itu mencerminkan kekuatan masing masing

  6. Tidak mentong TNI tetap yang terbaik yang lain no no no no
    Makanya jangan lawan TNI ntar di sikat abizzzzzz loooooo

  7. Menurut saya,,,,,Sech Itu suatu hal yang biasa.. may be beberapa Oknum TNI Yang mempropokator/ngiri saja pada anggota POlri yang Gajji nya BESAR….. Kalau mau gaji BESAR amBIl AZa KeBENSAT POLRI Atau MUtasi saja KESIPIL.

    • butul tu coy.., bukun cma msalah gji msalah perempuan juga pasti jd pemicunya, libih baik qta kembali k habitat kita msing2, yang dihutan kmbali ke hutan yang di kota stnby .. 86..813

  8. janagn tll banyak latihan makanny,ntar skali hantam langsung tak berdaaya

  9. huuu ngeri ya klaw TNI dh ngamuk gk pdli spa yg maw di lwan_a…
    klaw pndpt sya sihhh….
    MATIIN aja tu POLISI anjing kya kontol

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: