to be a better man

Apa yg sodara-sodara rasakan manakala membicarakan masa depan…?? Sebuah ketakutankah…?? … atau… segudang ke-optimis-an… ?? Terkadang seseorang sering menepis setiap pertanyaan tentang masa depan dan lebih suka menyerahkan masa depannya kepada sang waktu… bahkan banyak juga yg beranggapan …. tidak ada masa depan..!!!

Setidaknya… masa depan bisa dilihat dari kondisi yg saat ini sedang berjalan. Memang bukan jaminan bahwa kalo sekarang baik… akhirnya akan baik juga…. pun sebaliknya. Begitu banyak faktor yg ikut nimbrung dan ngrecokin… menyebabkan masa depan menjadi suatu misteri yg sangat sulit untuk dapat dipastikan.

“No Change… No Future”

Tentunya ini berlaku untuk segala sesuatu yg sebelumnya minus… Lha.. kalo sudah baik kenapa mesti dirubah..?? Di saat negara ini meng-kapanye-kan penanganan masalah “global warming” dgn mengurangi polusi limbah (emisi gas) industri/kendaraan bermotor… yg salah satunya adalah lewat program penanaman sejuta pohon di berbagai daerah…. eee…. malah ada hutan (lindung) yg mo dialih-fungsikan menjadi kawasan gak berkaitan dgn penghijauan. Ketika… banyak aturan yg sudah tepat… malah berusaha di-amandemen biar tercipta celah-celah yg bisa dimainkan dgn alasan gak sesuai dgn jaman. Saat reformasi yg pada awalnya sudah benar arahnya… justru mulai dibelokan sampe membingungkan kawan dan lawan. Akankah slogan No change… no future beralih makna hingga yg baik menjadi buruk dan yg buruk berubah semakin buruk…?? Bila itu yg terjadi…. maka akan sangat menyedihkan…!!!

Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum (itu) tidak berusaha untuk berubah. Yup…, merubah diri (menjadi lebih baik) adalah syarat mutlak untuk menggapai masa depan yg cerah-ceria nan gilang-gemilang. Dan itu akan tercapai jika ke-konsisten-an juga menjadi bagian dari perubahan yg dilakukan. Berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya… harus senantiasa dilakukan manakala menatap masa depan.

Ketakutan menghadapi masa depan harus disingkirkan dari benak. Pada kenyataannya… masa depan akan datang seiring dgn perjalanan sang waktu yang gak pernah bergerak ke belakang. So.. kalo ada yg takut menghadapi masa depan atau menganggap tidak ada (punya) masa depan.. agaknya pendapat itu harus dibuang jauh-jauh dari muka bumi ini. Separah dan seburuk apapun kondisi saat ini … jika perubahan demi perubahan menuju kebaikan terus dilakukan maka masa depan yg cerah-ceria dan gilang-gemilang akan bisa diraih.

*******

Dan dalam keheningan menjelang hari saya tercipta… saya bercermin… kemudian saya pun sujud syukur atas semua yang diberikan-Nya.   Sayup-sayup terdengar alunan lagu Robbie Williams..

“As my soul heals the shame… I will grow old through this pain… Lord I’m doing all I can… To be a better man …”

Jahh… To be a better man.

Iklan

3 Tanggapan

  1. Ketika era reformasi bergulir, banyak kalangan berharap ada perubahan yang cukup signifikan. ekonomi lebih tertata, ada supremasi hukum, para pengempalng duit rakyat dipenjara, dan banyak boromocorah menjadi penghuni terali besi. Namun, bung serdadu, apa yang kita rasakan setelah reformasi berjalan hampir a dekade, perubahan yang terjadi justru sebaliknya, ekonomi makin parah, hukum juga amburadul, koruptor masih bebas berkeliaran, bromocorah pun masih belum tersentuh hukum. Fenomena anomali sosial ini agaknya makin membebarkan opini bahwa bangsa kita telah melakukan pemaknaan sebuah perubahan yang salah arah.

  2. @ Sawali :
    Memang sangat sulit untuk tidak “mengeluh” melihat kondisi negri ini Pak… tapi seperti yg saya bilang…”Separah dan seburuk apapun kondisi saat ini … jika perubahan demi perubahan menuju kebaikan terus dilakukan maka masa depan yg cerah-ceria nan gilang-gemilang akan bisa diraih”
    Btw…,
    Sebenarnya postingan diatas… intiya ada di paragraf terakhir Pak… “I want to be a better man”.
    15 april besok… saya ulang tahun… he..he..he..

  3. Sedap bgt tuh lagu…:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: