Bicara tentang Indonesia maka….

Bicara Indonesia… berarti membicarakan negara kepulauan terbesar di dunia. Mempunyai lebih dari 17.500 pulau yang terbentang dari 6 derajat garis lintang utara sampai 11 derajat garis lintang selatan, dan dari 97 derajat sampai 141 derajat garis bujur timur. Panjang wilayahnya itu mencapai 3.977 mil dan apabila digabungkan dengan wilayah perairan diantara pulau-pulaunya, maka luas Indonesia menjadi1.9 juta mil persegi.

Bicara Indonesia… berarti membicarakan sebuah Negara dengan beraneka ragam suku bangsa, bahasa, agama, budaya dan adat-istiadat yang melingkupi masyarakatnya yang sangat majemuk dengan strata sosialnya yang berbeda-beda tingkatan dari ratusan juta jumlah penduduknya.

Bicara Indonesia… berarti membicarakan sebuah Negara yang kaya dengan sumber daya manusia, flora-fauna, kekayaan alam dan letaknya di kawasan yang sangat strategis diantara dua benua, dua samudra serta berada di jalur perairan dunia, yang didalamnya juga menyimpan potensi yang sangat besar di segala macam bidang kehidupan.

Jadi bicara Indonesia… berarti memang membicarakan sebuah Negara yang sangat besar.

Tetapi sayangnya…. yang mempunyai Negara sendiri malah lebih suka membicarakan yang lain, demen bergunjing, senang ber-argument, hobby gontok-gontokan dan anehnya sangat familiar bertingkah laku aneh, arogan, memaksakan kehendak, menafikan kemajemukan, sombong dan berjuta tindakan bodoh lainnya yang terbungkus dalam sebuah wadah kebaikan yang disebut “komunitas kesamaan pandangan“.

Jahh…. semakin hari Bhinneka Tungal Ika tinggal sebuah deretan kata tanpa makna dan pepesan kosong belaka… karena lebih banyak yang lebih suka membuaikan dirinya kedalam kebanggaan semu sebuah kesamaan. “Demi Persatuan” kini dimaknai beda. Tidak lagi buat bangsa dan Negara tetapi “hanya” buat golongan dan komunitasnya saja. Dan pada akhirnya nanti… konsep “Negara Kesatuan Republik Indonesia” akan terabaikan…. disingkirkan oleh konsep “Negara Suka-Suka“.

Memang… memang tidak semuanya. Masih banyak yang berbuat demi kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa. Dan sekarang… yang menjadi pertanyaan….

“Apakah… kamu…kamu…dan kamu semuanya…. termasuk saya juga…. masih mengedepankan kepentingan Bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi, golongan atau komunitas apalah itu namanya…???

Iklan

Satu Tanggapan

  1. hehhe gak tau ya? Bingung, soalnya bukan siapa-siapa sihhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: