Pidato Pertama Presiden RI

Tahun ini ada kegiatan dalam ketatanegaraan kita yang berbeda. Kalau biasanya… Presiden selaku Kepala Negara/Pemerintahan setiap menjelang HUT Proklamasi Kemerdekaan RI selalu menyampaikan Pidato Kenegaraannya pada tanggal 16 Agustus di hadapan Sidang Paripurna DPR, untuk tahun ini Presiden akan menyampaikan Pidato Kenegaraannya pada tanggal 14 Agustus mendatang.

Tidak hanya itu saja, Pidato Pengantar RAPBN dan Nota Keuangan yang biasanya tergabung menjadi satu dalam Pidato Kenegaraan… pun kali ini oleh Presiden SBY dipisahkan. Jadi, bulan ini Presiden SBY akan 2 kali pidato. Satu sudah terlaksana kemarin (3/8/09) dan satunya lagi (rencana) akan disampaikan pada tanggal 14/08/09 besok.

Pidato Presiden Yang Pertama

sbySenin kemarin, dihadapan Rapat Paripurna Luar Biasa Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Presiden SBY sebagai Kepala Pemerintahan telah berpidato dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah, Atas Rancangan Undang-Undang Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2010 Beserta Nota Keuangannya dengan sangat meyakinkan. Setidaknya, demikianlah kesan yang saya dapatkan setelah saya menyaksikan dengan seksama dari layar kaca. Apakah sampiyan punya pendapat yang sama…?? Tak tahu-lah saya.

Ada beberapa hal penting yang disampaikan oleh SBY pada pidatonya kemarin,  diantaranya:

1. Dalam menjalankan kebijakan ekonomi nasional ke depan, Pemerintah akan semakin memantapkan tujuh prioritas kebijakan yang selama ini telah kita jalankan, yaitu :

a.  Menjaga agar sektor riil terus bergerak.

b.  Mencegah terjadinya gelombang PHK seraya terus menurunkan angka pengangguran.

c.   Menjaga stabilitas harga, terutama bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat.

d.   Menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat, dalam bentuk penurunan tarif pajak penghasilan orang pribadi (OP), peningkatan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP),  penurunan harga BBM, kenaikan gaji—bagi PNS, TNI, Polri,  pensiunan, serta guru/dosen—dan pemberian BLT pada saat terjadi tekanan yang sangat berat terhadap kelompok keluarga miskin.

e.   Memberikan perlindungan pada masyarakat miskin atau hampir miskin (near poor).

f.    Menjaga ketahanan pangan dan energi.

g.   Tetap berupaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional pada angka yang relatif tinggi, setidaknya antara 4-4,5 persen.

2. Langkah-langkah nyata dan komprehensif yang akan diambil pemerintah dalam menghadapi tantangan kedepan, antara lain :

a. Memelihara dan memantapkan stabilitas ekonomi makro, sebagai prasyarat bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

b.   Mendorong peningkatan akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan yang lebih berimbang, yang lebih bertumpu pada peran investasi dan ekspor nonmigas.

c.   Menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, dalam rangka menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan.

d.   Menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Komitmen perbaikan iklim investasi tersebut telah mulai kita lakukan, dengan meningkatkan upaya penegakan hukum, harmonisasi undang-undang penanaman modal, dan perbaikan birokrasi yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

e.   Meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang memadai dan berkualitas. Hal ini merupakan prasyarat, agar kita dapat mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

f.   Meningkatkan kemitraan antara pemerintah dan swasta (public-private partnership), untuk pembiayaan investasi dalam penyediaan infrastruktur.

3. Dalam rangka RKP tahun 2010 mendatang ada lima agenda program pembangunan nasional yang akan dilaksanakan pemerintah, yatu :

a.   Pemeliharaan kesejahteraan rakyat utamanya masyarakat miskin, serta penataan kelembagaan dan pelaksanaan sistem perlindungan sosial.

b.   Peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

c.   Pemantapan reformasi birokrasi dan hukum, serta pemantapan demokrasi dan keamanan nasional.

d.   Pemulihan ekonomi yang didukung oleh pembangunan pertanian, infrastruktur, dan energi; dan

e.   Peningkatan kualitas pengelolaan sumber daya alam dan kapasitas penanganan perubahan iklim.

* Penjelasan lebih rinci tentang bagaimana cara Pemerintahan SBY dalam mengapai semua yang saya sebutkan diatas, silakan Sampiyan baca sendiri di tautan berikut : [Pidato Presiden SBY-RKP 2010]

Di penghujung pidatonya, Presiden SBY mengajak kepada segenap komponen bangsa untuk menatap ke depan dengan tatapan lebih tegar, percaya diri, dan bekerja lebih keras lagi untuk mencapai cita-cita bersama.

Tentu saja saya berharap semoga kita semua mau melaksanakan ajakan Presiden SBY tersebut agar apa yang diagendakan Beliau dengan pemerintahannya kedepan bisa terlaksana dan tercapai sesuai rencana.

* Utamanya biar ”remunerasi” untuk reformasi birokasi bisa cepat terlaksana :mrgreen:  [*dilempar brankas*]

Iklan

Satu Tanggapan

  1. saya suka dengan baris kalimat penutup njenengan, Pak..
    Jahh… yang renumerasi, yang dinanti.
    hehehe..
    Selain ajakan Bapak Presiden untuk lebih optimis tentunya.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: