Cerita tentang Gempa 6,8 SR Barusan (7/9/2009 pkl. 23.12 wib)

Gempa di tahun 2006 yang lalu saiya tidak merasakan. Waktu itu, saiya tinggal di Lombok.  Saiya hanya dengar cerita dari keluarga dan temen yang berjibaku secara langsung melawan goyangan teramat dahsyat di seputaran Jogjakarta itu.

Dari tayangan di TV — efek gempanya memang sangat memilukan. Puluhan nyawa melayang. Kerusakan infrastruktur mencapai ribuan jumlahnya.  Dan bencana tersebut meninggalkan trauma yang amat mendalam bagi yang mengalaminya sampai sekarang.

#gempaBarusan (7/9/2009 pkl. 23.12 wib), wilayah Yogya kembali diguncang gempa. Info dari BMG, gempa kali ini berpusat di 10.33 LS-110.62 BT dengan kedalaman 35 KM, 263 KM sebelah Tenggara Wonosari, Yogyakarta.  Besarnya 6,8 SR. Meski tidak berpotensi terjadi tsunami, namun tetap saja menimbulkan kepanikan.

Di tempat saiya tinggal (Lanud Adisutjipto, Yk), para pejabat/pemegang alat komunikasi HT (handy talky) bersautan meneriakan kalau ada gempa.

Kebetulan saat itu saiya juga belum terlelap dan baru aja nekan tombol “ON” pada Komputer saiya. Langsung saja saiya OL dan ninggalin status berupa pertanyaan di akun Fb saiya. Kemudian lanjut searching info tentang gempa tersebut.

Situs BMG yang saiya tuju. Belum ada info. Sejanak  saiya berganti ke layar TV. Sebuah running text di salah satu TV swasta ternyata lebih cepat menginfokan. Setelahnya, saiya kembali ke situs BMG. Kali ini, info tentang gempa tersebut sudah terpampang. Langsung info itu saiya publish lewat HT biyar para pemegang alat komunikasi tersebut pada tahu semua, sehingga dapat mengambil langkah antisipasi seperlunya.

Maklum sodara… di Lanud saiya banyak pesawat yang merupakan asset Negara yang cukup mahal harganya. Selain nyawa, maka pesawat-pesawat itu adalah salah satu yang harus diselamatkan dari kehancuran.

Alhamdulillah… gempa tadi “hanya” menggoyang saja. Ndak kebayang saiya kalau saja gempa itu besarnya seperti yang terjadi di Tasikmalaya kemaren. Yang terjadinya di siang hari saja korbannya sampai segidu – apalagi ini terjadi di tengah malam. Saat banyak yang sudah terlelap, tidur.

Waspada. Jahh…., mau ndak mau saiya harus stby sementara waktu. Biyar ndak bosen dan agar supaya stby saiya masih bisa “asyik” meski agak terkantuk-kantuk, maka saiya OL sambil mbikin postingan ini. Sementara itu, Bini saiya suruh waspada – mengatisipasi saur entar pagi biyar ndak lewat, dengan menyuruhnya untuk tidur mendahului.

Mudah-mudahan malam ini (dan hari-hari selanjutnya) dapat berlalu dengan aman-aman saja dan tidak terjadi gempa susulan.  Tuhan, kabulkan permohonan saiya ini. Amin.

***

Nb.

Ifo dari BMG sera lengkap sbb :

GEMPA DIRASAKAN

Tanggal 07/09/2009-23:12:24 WIB
Kekuatan 6.8 SR
Kedalaman 35 Km
Lokasi 10.3 LS 110.6 BT
Keterangan :
Pusat gempa berada di laut 263 km Tenggara Wonosari-DIY
Dirasakan (MMI) :
III-IV Yogyakarta, II-III Gunung Kidul , II-III Karangkates, II-III Pangandaran, II-III Klaten,    III Pameungpeuk, II-III Cilacap, III-IV Wonosari, II-III Pacitan,

Satu Tanggapan

  1. salam waspada, saya mohon keteranggan angka romawi III-II atau II-III merupakan kode atau …..? makasi ya sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: