Bukan BLT, Tapi BLP

Beberapa waktu yang lalu istilah BLT atau Bantuan Langsung Tunai sangatlah populer di kalangan masyarakat negeri ini. Apalagi saat pertama kali program kompensasi ini diluncurkan oleh pemerintah. Pro-kontra pun bermunculan disana-sini. Yang pro menganggap bahwa BLT itu sangatlah tepat digelontorkan dalam rangka meringankan beban rakyat yang terhimpit kenaikan harga-harga kebutuhan sehari-hari sebagai akibat dari membumbungnya harga BBM. Sementra yang kontra dengan program pemerintah ini, menganggap bahwa BLT ini adalah pemborosan dan sangat tidak mendidik. Bahkan pada masa kampanye lampau, BLT ini sempat dijadikan issue oleh beberapa kontestan peserta pemilu sebagai senjata untuk menjatuhkan lawan politiknya.  Jahh…. begidulah yang terjadi dengan BLT. Lalu bagaimana yang terjadi dengan BLP? Sebelum saiya bahas lebih lanjut…,  ada baiknya kalau sampiyan mengetahui apa yang saiya maksudkan dengan BLP itu terlebih dahulu. Alkisah…

… pagi ini saiya baca koran Radar Jogja.  Di halaman 12 saiya menemukan sebuah gambar iklan yang menggelitik perhatian saiya. Lima lelaki berdiri tegak dengan tatapan mata lurus kedepan. Dibawahnya ada beberapa tulisan warna kuning dan putih diatas warna dasar biru dongker (tua). Sementara… tepat dibagian tengahnya terdapat semacam banner dengan posisi miring ke atas, dan bertuliskan ”SOLD OUT”  😆 Jahh… itu pertanda bahwa panitia sudah ndak melayani pemesanan tiket lagi. Semua tiket ”UGM Mandiri Jazz 2009” yang disediakan sudah laku terjual. :mrgreen:

Lhahh… , lalu apa hunbungannya dengan BLP diatas?

BLP adalah Barry Likumahuwa Project. Salah satu kelompok band yang ikut serta meramaikan pertunjukan comeback-nya JavaJazz di blantika musik tanah air. Memang rata-rata orang yang mbeli tiket sangat menantikan penampilan kelompoknya Indra Lesmana dan kawan-kawannya, namun kehadiran BLP di pertunjukan tersebut ndak bisa dipandang sebelah mata. Karena mereka juga mempunyai penggemar tersendiri, terutama bagi (mereka) yang meyukai  sentuhan “Funk Jazz”  di dalam musiknya.  Disamping itu, orang juga ingin melihat bagaimana kolaborasi antara bapak dan anak, yaitu Benny dan Barry Likumahuwa yang akan tampil dalam satu panggung.

Untuk mengetahui tentang BLP ini atau sosok Barry Likumahuwa… silakan sampiyan main dan joint kesinihh atau kesonohh.  Kalau ingin melihat permainannya, maka dibawah ini ada video klip-nya yang saiya ambilkan dari youtube.

Nah… bisa sampiyan bayangkan sendiri kan… bagaimana jadinya  bila pada posisi vokalnya diisi oleh Ello, Syaharani dan Bertha?

Jahh… BLP memang bukan BLT. Awas jangan belibet…. belinasigorengsaja :mrgreen:

***

*) Gambar BLP dicomot dari: sinihh

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Jadi ikut meramaikan gak nih pak? 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: