Pada Sebuah Antena

Bukan perkara mudah untuk bisah mengarahkan antena dengan tepat sasaran. Artinya, nrima ndak masalah – mancar juga ok punya. Kadang… power yang gedhe ndak kan ada guna bila pesan yg disampaikan ndak bisa nyampe tujuan. Demikian pula dengan penampang yang sebesar tampah raksasa pun akan menjadi tidak berarti apa-apa jika ndak bisa nangkap berita yang dikirimkan. Bukan begidu bukan..??

Mengharap kinerja yang sempurna pada sebuah antenna adalah sia-sia.  Karena … banyak hal yang bisa mempengaruhi kinerjanya. Selain yang saiya sebutkan diatas, posisi letak, kesesuaian band frekuensi yang digunakan, peng-grounding-annya, system perkabelannya, kebenaran pemasangan konektor-konektornya,  sampai pada kualitas bahan antenna (nya) pun… sudah tentu dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas. Bahkan andai kata semuanya itu terpenuhi…  masih ada cuaca yang setiap saat akan mengganggu kehandalannya dalam mengirim dan sebagai penerima berita (pesan) yang dipancarkan. Begidulah memang kodradnya. Meskipun sedikit… sudah pasti akan ada noise-nya.

Sebelum saiya lanjutkan…,  silakan sampiyan main dulu kesini. – Gimana…?? Sudahh..??

**kasih teu saiya dong…**
:mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

–0O0–

Pesan Moral dari tulisan ini :

Mengarahkan antenna kearah yang tepat… hanyalah salah satu cara agar pesan/berita yang ingin disampaikan dapat diterima dengan (hasil/kualitas) optimal – demikian pulak sebaliknya.

Antena pada manusia bak-seperti panca indra yang dimilikinya (manusia). Untuk dapat menyampaikan dan menerima berita (pesan) ke/dari manusia lain maka panca indra yang dimiliki harus dioptimalkan kinerjanya dan berusaha berada di lingkungan yang baik.

Mengarahkan ke arah yang tepat memang ndak semudah yang dibayangkan Sodara. Cuman bagemanapun juga… itu harus senantiasa diusahakan.  Kecuali kalau kita emang ndak mau mengirim dan menerima (berbagi/sharing) kepada manusia lain dengan baik.

Lhahh — emangnya sampiyan tinggal di belantara yang ndak da manusia barang seorangpun..???

Iklan

3 Tanggapan

  1. tujuannya memang memancarkan pesan agar diterima oleh mesin penerima
    tapi jarak dan cuaca menjadi kendala dalam pengiriman sinyal..
    hmm..mengandung makna yang tersirat juga…
    hehehe..apa kabar mas..

  2. nice article, glad to able to visit your blog. I have been looking for useful information like this. I wait for other useful information.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: