Liburan Sembari Bernostalgia

Maka saiya ajaklah anak saiya ke nJanti. Bukan yang di Jogja tapi yang di Klaten. Tepatnya di daerah Cokro Tulung. Dulu semasa sekolah saiya lumayan sering main di daerah ini. Setidaknya ada 4 tempat yang saiya kunjungi bila main ke sana – rumah temen saiya, tempat pemandian, taman rekreasi yang ada jembatan gantungnya dan tempat pemancingan.

Syahdan… setelah 10 tahunan lebih saiya ndak nginjakkan kaki di sana, kemaren – mendadak sontak, kami ingin bernostalgia.(..lhohh kok…??—itu tempat pacaran saiya dulu 🙂 ). Dan kebetulan juga anak saiya – si Farrel, lagi kepengin mancing. Jadilah kami bertiga meluncur ke sana.

Kali ini saiya ndak berkunjung ke rumah temen saiya – pun juga ndak berniat mandi di pemandian, kami hanya sempat ke tempat pemancingan dan nglihat taman rekreasi yang ada jembatan gantungnya itu. Kesan pertama – ta’jub.

Jalan menuju ke sana (nJanti) ndak begitu banyak berubah. Hanya ada beberapa bangunan baru di kanan-kiri jalan. Salah satunya adalah bangunan resto yang letaknya kurang-lebih 2 kilo-meteran dari tempat pemancingan. Sawahnya masih seperti yang dulu, sungai-sungainya juga tidak jauh berbeda. Walhasil…., kemaren kami ndak pakai acara nyasar segala. :mrgreen:

Dan kami pun nyampailah di nJanti. Sebuah kampung yang penduduknya rata-rata mempunyai tempat pemancingan. Ada yang mempunyai banyak lapak, ada pula yang cuman satu atau dua lapak saja. Dulu yang saiya ketahui selalu ramai pengunjung, apalagi kalau pas lagi liburan. Tetapi kemaren… agak sepi. Saiya menduga… mungkin akibat dibukanya resto di beberapa kilometer sebelum masuk di kampung itu – atau mungkin juga karena direnovasinya tempat wisata ”Sumber Air Ingas” yang letaknya ndak jauh dari tempat tersebut.

Kami masuk ke pancingan nomor 55. Dalam hati saiya bertanya-tanya, apakah di kampung tersebut (nJanti) masih terdapat tempat pancingan sebanyak itu atau tidak – saiya ndak teu. Yang jelas… ketika memasuki gang-nya, saiya melihat ada beberapa lapak yang sudah ndak diopersikan alias awarahum. Mati – ndak ada ikannya dan dibiarkan terbengkalai. Mudah-mudahan aja ndak dipakai sarang aidesaighepty – nyamuk sialan penghisap darah dan penyebar penyakit demam berdarah itu.

Seporsi lele dan sekilo gurame bakar plus 2 ea tombro goreng kami pesan buat bertiga. Lab-leb kemudian sruuuffff…. soda gembira, es jeruk dan es teh pun tandas. Perut kenyang – tenggorokan pun terbasahkan sudah. Sisa ikan yang ndak sempat kami habiskan – oleh bini saiya diminta dibungkus untuk dibawa pulang.

Sebelum balik-kanan ke YK, kami pun menyempatkan diri melihat taman rekreasi yang ada jembatan gantungnya — ”Sumber Air Ingas”. Sebuah tempat yang dulunya sering saiya kunjugi untuk belajar renang dan indehoy semasa pacaran dulu. Bernostalgia-lah… critanya. Tempat itu ternyata telah mengalami banyak perubahan. Dulunya hanya ada satu kolam renang dan aliran irigasi yang agak besar – sekarang sudah dibangun areal water boom dan tempat jual makanan semi permanen. Sampai ta’jub saiya melihatnya. Setelah cukup lihat sana-lihat sini…. kami pun balik-kanan – pulang ke Yk. Dan berikut ini beberapa gambar yang sempat saiya ambil sewaktu berkujung kesana.

Sebuah liburan sembari bernostalgia yang singkat tapi cukup menyenangkan. Saiya dan bini saiya pun sempat terpingkal-pingkal manakala mendengar celoteh si Farrel sewaktu melihat bungkusan ikan sisa yang akan kami bawa pulang (tadi) dikerubungi banyak semut. Dengan entengnya si Farrel berteriak….

”Pi…! – ikannya kesemutan!”

Iklan

Satu Tanggapan

  1. aku kesana tapi ndak jadi main air, ndan. lha jebul kolamnya belum sesuai untuk anak umur 2taon8bulan. dan agak shock karena pohon2 gede nya banyak yang ditegori *_*….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: