Gombalan Babak 16 Besar s.d. Final Euro 2016

Mulai malam hari entar hingga 2 hari ke depan gelaran Piala Eropa akan memasuki babak 16 Besar (per-delapan final) dengan menggunakan sistem gugur. — Hasil dari Babak Penyisihan Grup kemaren emang sedikit mengejutkan. Tim-tim yang diprediksi oleh banyak kalangan (termasuk saiya) menjadi juara grup, ternyata ada beberapa yang meleset — sebut saja Spanyol, Inggris, Portugal, dan Belgia. Hal ini mengakibatkan skema pertandingan di babak 16 besar yang sudah ditentukan sebelumnya menjadi terlihat aneh. Di satu bagian akan mempertemukan tim-tim besar untuk menuju ke final dan di bagian lainnya boleh dibilang hanya akan mempertemukan “tim kelas 2” – Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di skema pertandingan dan jadwal babak 16 besar di bawah ini:

 

BAGAN 16 BESAR

Berdasarkan skema pertandingan di atas, maka pada hari Kamis, 23 Juni 2016, pukul 15.30 Wib yang lalu saiya mencoba untuk membuat prediksi dari babak 16 besar hingga babak final… berikut siapa yang bakalan jadi juaranya (lihat gb. skema pertandingan di bawah ini).

GOMBALAN JUARA

Apa alasannya hingga saiya memprediksikan demikian ?? – Berikut ini alasannya, yang tentu saja akan saiya mulai dari babak 16 besar terlebih dahulu.

 Swiss vs Polandia >> saiya pilih Polandia yang menang.

Di babak penyisihan, Swiss menang sekali lawan Albania (1-0) dan mampu menahan seri Perancis (0-0) dan Rumania (1-0) – sementara Polandia menang dua kali lawan Irlandia Utara (1-0) dan Ukraina (1-0) serta mampu menahan seri Jerman (0-0). – Total poin Swiss 5, Polandia 7. – Dari poin yang diperoleh dan selisih gol selama babak penyisihan, Polandia lebih bagus dan keberhasilan nahan imbang Jerman adalah alasan saiya lebih memilih Polandia yang bakalan menang di laga ini. – disamping itu Polandia punyak Lewandowski dan kiper Szczesny/Fabianski.

 Kroasia vs Portugal >> saiya pilih Kroasia yang menang

Walau Portugal punyak C. Ronaldo, tapi mereka ndak punyak pengatur serangan yang bagus dan lini pertahanannya ndak begidu bagus – terbukti sewaktu lawan Hunggaria di babak penyisihan, gawang Portugal bisa dibobol 3 kali dengan “sangad mudah”. 3 kali main, 3 kali seri dan kemasukan 4 gol adalah gambaran bahwa Portugal ndak begidu bagus. – Sementara Kroasia punyak Modric, Rakitik, dan Mario Madzukic – serta perolehan 7 poin di babak penyisihan, agregrat 5 – 3 menunjukan catatan yang lebih bagus daripada Portugal. Walau gawang Kroasia bisa dibobol sebanyak 3 gol, namun gol tersebut dicetak oleh Ceko dan Spanyol yang tentunya lebih kuat daripada Hunggari dan Islandia. So, berdasarkan catatan-catatan ini maka saiya lebih memilih Kroasia daripada Portugal.

 Wales vs Irlandia Utara >> saiya pilih Wales yang menang

Keduanya berasal dari daratan Britania yang tentu saja memiliki kesamaan dalam tipe permainannya, dengan catatan Irlandia Utara jauh lebih bertahan daripada Wales. Keberadaan Ramsey dan Bale adalah nilai lebih yang dimiliki oleh Wales disamping 6 gol yang berhasil mereka lesakan ke gawang Inggris (1), Slovakia (2), dan Rusia(3) menujukkan bahwa Wales punyak kemampuan untuk mencetak gol yang lebih baik dari pada Irlandia Utara yang hanya bisa nyetak 2 gol ke gawangnya Ukraina saja. Dari data-data tersebut, maka saiya lebih memilih Wales yang menang.

 Perancis vs Rep. Irlandia >> saiya pilih Perancis yang menang.

Posisi Perancis sebagai tuan rumah dan susunan pemainya yang lebih bagus dari pada Rep. Irlandia adalah alasan utama saiya lebih memilih Perancis. – Walau bola itu bulat…. tapi adakah yang njagokan Rep. Iralandia yang bakalan menang lawan Perancis ?? – Cuman pendukung beratnya Rep. Irlandia ajahh yang mengatakan bahwa Rep. Irlandia akan bisa ngalahkan Perancis, selainya itu…. ndak ada. – Clear.

 Hunggaria vs Belgia >> saiya pilih Belgia yang menang.

Pada awalnya saiya emang ndak teu banyak tentang kekuatan tim Hunggaria, sampai akhirnya nglihat mereka bisa ngalahkan Austria 2-0, nahan imbang Islandia dan akhirnya bermain mencengangkan ketika lawan Portugal yang berakhir dengan skor 3-3. Lolos dengan predikat juara grup adalah suatu hal yang mengagetkan Tetapi banyak orang yang ndak akan nyangkal kalo Tim Belgia adalah tim yang punyak kekuatan lengkap di setiap lininya. Kekalahan dari Italia lebih pada pengalaman dan pengaruh dari laga perdana yang emang selalu menyulitkan bagi tim manapun. Namun setelah itu, Belgia bisa bermain bagus dengan menang lawan Rep. Irlandia (3-0) dan Swedia (1-0). Keberadaan Eden Hazard, Kevin De Bruyne dan utamanya kiper Thibaut Courtois adalah alasan kenapa saiya lebih memilih Belgia yang menang dari pada Hunggaria.

 Jerman vs Slovakia >> saiya pilih Jerman yang menang.

Slovakia emang ndak jelek-jelek amat, tapi ketergantungan terhadap Marek Hamsik bisa jadi bumerang ketika pemain ini bisa “dimatikan” oleh lini tengah dan belakang Jerman – Slovakia bisa mati gaya. Memang penampilan Jerman di babak penyisihan ndak begidu bagus jugak, namun keberadaan Hummels, Boateng, Mustafi, Hoewedes dan Neuer yang mengawal lini belakang Jerman sangadlah kuat dan susah dijebol lawan. Hal ini terbukti gawang Jerman masih perawan. Meski lini depan Jerman belum menunjukkan penampilan terbaiknya, namun saiya punyak keyakinan bahwa seiring perjalanan waktu penampilan Gomez, Mueller, Ozil, Kroos, Schuerrle dan Goetze akan membaik. – so, ndak ada alasan bagi saiya untuk ndak memilih Jerman untuk memenangkan pertandingan lawan Slovakia. – Di semua lini Jerman lebih baik.

 Italia vs Spanyol >> saiya pilih Italia yang menang.

Pertandingan inilah yang banyak ditunggu oleh para penggemar bola – Tim dengan penguasaan bola yang baik lawan tim yang mempunyai pertahanan dan serangan balik yang bagus. Keputusan mengistirahatkan banyak pemain inti Italia di laga terakhir sewaktu lawan Rep. Irlandia adalah keputusan yang tepat, karena dengan begidu kebugaran pemain akan terjaga, sehingga Tim Italia bisa lebih berkonsentrasi dalam menerapkan strategi permainannya. Laga ini sulit diprediksi, tapi saiya cenderung lebih memilih Italia yang menang, karena Italia punyak lini belakang yang kuat, utamanya keberadaan Buffon di bawah mistar gawang, – sementara lini depan Spanyol ndak bagus-bagus amat. – 3 gol ke gawang Turki ndak lantas menunjukan bahwa tim ini punyak lini depan yang tajam, karena sewaktu lawan Ceko – mereka baru bisa njebol gawangnya Petr Cech di menit-menit akhir.

 Inggris vs Islandia >> saiya pilih Inggris yang menang.

Islandia adalah kuda hitam di Piala Eropa 2016 ini. Sebenarnya saiya berharap tim ini bisa melaju lebih jauh hingga babak 8 besar – namun saiya harus realistis bahwa Inggris punyak kedalaman skuad yang lebih baik meski dihuni oleh banyak pemain muda yang belum banyak pengalaman. So, ndak ada alasan buat saiya untuk ndak milih Inggris yang akan menang di laga lawan Islandia ini.

***

Segalanya emang bisa terjadi – bahkan bagi tim yang ndak isah bikin gol-pun masih ada kemungkinan bisa lolos ke babak selanjutnya dengan catatan tim tersebut bisa njaga gawangnya ndak kebobolan selama 90 menit plus waktu tambahannya serta bisa menjaga keadaan tetap begidu hingga selesai dimainkan babak tambahan. Kalo sudah terjadi adu tendangan pinalti, maka apapun bisa saja terjadi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: