KDRT

Kekerasan Dalam Republik Tercinta semakin parah, bar-bar, memilukan dan sangat memuakkan. Sejuta sumpah serapah sepertinya ndak cukup untuk mengumpat tindakan manusia-manusia yang katanya punya otak di batok kepalanya dan memiliki hati di sanubarinya itu. Menjijikan!

Apapun alasannya, kekerasan membabi-buta itu tidak dibenarkan. Sebagai manusia saiya malu. Karena, babi yang buta sekalipun rasanya kok ndak akan melakukan tindakan se-biadab itu. Demi ini – untuk itu – karna ini – sebab itu…. haaadeeeewwww…. capek dah!

Baca lebih lanjut

Iklan

Sebuah Catatan tentang Tindak Kekerasan

Sayangnya mereka semua dan kita-kita adalah manusia nyang punya nafsu….  Andai semuanya itu adalah Robot, tentu..  bisa dimasukin program nyang baik2 ajahh.

Mungkin emang sudah ditakdirkan kalo akan selalu ada penyimpangan.  Dan sudah tentu ini adalah pekerjaannya iblis laknat bin ndak tau diri nyang seneng liat setiap penyimpangan demi penyimpangan.

Kebebasan mengutarakan pendapat, bersikap suka-suka, bertindak sewueenaak wuuudelnya dan ber-apa-aja-lah … dgn mengatasnamakan rakyat, berlindung dibalik HAM, beralasan untuk mengekspresikan diri, demi menegakan kebenaran dan entah berdasarkan alasan apalagee-lah itu… bahkan nyang atas dasar nyang ndak ada dasarnya pun ndak sedikit juga nyang nglakukan.   Pokoke Fredom se Fredom-Fredom-nya lah… tlah menyebabkan penyimpangan menjadi sebuah pembenaran untuk dilakukan.

Siyallll……!!!!

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: