KDRT

Kekerasan Dalam Republik Tercinta semakin parah, bar-bar, memilukan dan sangat memuakkan. Sejuta sumpah serapah sepertinya ndak cukup untuk mengumpat tindakan manusia-manusia yang katanya punya otak di batok kepalanya dan memiliki hati di sanubarinya itu. Menjijikan!

Apapun alasannya, kekerasan membabi-buta itu tidak dibenarkan. Sebagai manusia saiya malu. Karena, babi yang buta sekalipun rasanya kok ndak akan melakukan tindakan se-biadab itu. Demi ini – untuk itu – karna ini – sebab itu…. haaadeeeewwww…. capek dah!

Baca lebih lanjut

Iklan

Bersahabatlah Dengan Sang Waktu

#ajamTidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. semuanya pasti akan selesai juga. Kalau karena sesuatu dan lain hal masalah itu tidak terselesaikan – maka masih ada Sang Waktu yang akan menyelesaikannya. Ini bukan perkara lari dari tanggung jawab.  Tetapi – ini bicara soal kemampuan.

Bahwa kemampuan manungsa itu ada batasnya. Ini tidak tak terbantahkan. Oleh karenanya – buat apa memaksakan diri? Berusaha memang harus. Tetapi kalau sudah berdaya-upaya sekuat tenaga – segenap kemampuan telah dicurahkan masih tetap ndak bisa menyelesaikan – maka pasrah adalah satu-satunya jalan.  Ini tidak ditabukan. Malah dianjurkan.

Beruntung kita dilingkupi oleh dimensi waktu. Pun begidu, sering kali kita enggan bersahabat dengannya. Waktu lebih sering kita tempatkan sebagai sesuatu yang membatasi. Dipersalahkan karena seolah tidak pernah mencukupi – dikambing-hitamkan sebab dianggap habis manakala mentok di tengah jalan.

Baca lebih lanjut

Godaan Itu Akan Selalu Ada

Jahh… meskipun pintu neraka dikunci, tetapi syaiton yang ada di hati masih bisa teriak lantang – menggoda siapa saja yang tidak focus dalam menjalankan ibadahnya.  Nah, kalo kemudian di bulan yang penuh dengan berkah ini masih ada manusia yang ndak mendapatkan keberkahan… saiya kira bisa dimaklumi. Begidulah manusia. Rentan terhadap godaan.

Baca lebih lanjut

Apakah Kita Benar-Benar Manusia Indonesia?

Jangan sampai melupakan sejarah (Jas Merah), demikian Soekarno pada sebuah kesempatan pernah berkata.

merahputihSungguh, negeri ini dilahirkan dengan bergelimang alur cerita yang sangat ”mengesankan”.  Yang bahagia sampai bergelora, yang susah pun tidak jarang menyayat-nyayat. Semestinya manungsa yang hidup di negeri ini tidak perlu untuk diingatkan. Karena, sesuatu yang ”mengesankan” itu biasanya terpatri kuat dalam ingatan.  Tetapi begitulah yang namanya manungsa, ke-alpa-an yang menjalar bersama aliran darah ke kepala seringkali cepat menggurita sehingga mengurangi kinerja daya ingat. Baca lebih lanjut

Sebuah Catatan tentang Tindak Kekerasan

Sayangnya mereka semua dan kita-kita adalah manusia nyang punya nafsu….  Andai semuanya itu adalah Robot, tentu..  bisa dimasukin program nyang baik2 ajahh.

Mungkin emang sudah ditakdirkan kalo akan selalu ada penyimpangan.  Dan sudah tentu ini adalah pekerjaannya iblis laknat bin ndak tau diri nyang seneng liat setiap penyimpangan demi penyimpangan.

Kebebasan mengutarakan pendapat, bersikap suka-suka, bertindak sewueenaak wuuudelnya dan ber-apa-aja-lah … dgn mengatasnamakan rakyat, berlindung dibalik HAM, beralasan untuk mengekspresikan diri, demi menegakan kebenaran dan entah berdasarkan alasan apalagee-lah itu… bahkan nyang atas dasar nyang ndak ada dasarnya pun ndak sedikit juga nyang nglakukan.   Pokoke Fredom se Fredom-Fredom-nya lah… tlah menyebabkan penyimpangan menjadi sebuah pembenaran untuk dilakukan.

Siyallll……!!!!

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: