Analisa dan Prediksi Barcelona vs Real Madrid dan Menchester United vs Schalke pada Babak Semifinal Leg-2 Liga Champions 2010/2011

Dan ternyata gombalan saiya minggu lalu benar-benar gombal. Salah semua dengan selisih gol yang berkebalikan dengan skor yang saiya prediksikan. Jahh… untuk yang kesekian-kalinya rumusan bahwa “bola itu bundar ” dan “dalam sepakbola semuanya bisa saja terjadi” masih menunjukkan kedigdayaannya. Data dan fakta plus berbongkah-bongkah keyakinan ternyata masih ndak cukup untuk mengalahkannya. Apa boleh-buat, logika yang saiya pahami sebagai peng”gombal” tidak sejalan dengan apa yang dipahami oleh Ralf Rangnick dan Jose Mourinho.

Terus terang, saiya ndak ngira bahwa Schalke dan Real Madrid pada dini hari itu bertindak menyalahi “pakem” sebagai tim yang bertanding di rumahnya sendiri.  Schalke Ndak PeDe babar-blas a.k.a ndak mampu keluar dari tekanan sebagai “tim medioker”, sementara Real Madrid berubah menjadi tim yang terlalu “pragmatis” – sampai-sampai mereka ndak membutuhkan jasa para penyerangnya. Maka ketika mereka harus “kembali” bermain dengan 10 orang sejak menit ke-60-an, mental para pemainnya sudah ndak mungkin terangkat kembali, bahkan terkesan lenyap ditelan bumi Bernabeu – yang notabene adalah buminya sendiri.  Menyedihkan!

Apakah pertandingan di Leg ke-2 babak semifinal – yang merupakan laga hidup-mati ini akan menyuguhkan “cara bertanding” yang sama dengan pertandingan sebelumnya…?? – Sudah pasti tidak!! Baca lebih lanjut

Iklan

Prediksi Schalke vs Menchester United dan Real Madrid vs Barcelona pada Leg Pertama Babak Semifinal Liga Champions 2010/2011

Dan akhirnya “Road to Wembley”-pun tinggal menyisakan 4 tim saja. Dalam 2 minggu ini 2 tim yang berhak bertanding di partai puncak akan segera terjawab. Bagi para “maniak” MU sudah barang tentu akan mengatakan bahwa merekalah salah satu tim yang paling pantas melakoni partai puncak itu. Demikian pula halnya dengan para pendukung Barcelona dan Real Madrid. Lalu bagaimana dengan para pendukungnya Schalke?? – Saiya kira ndak-da bedanya…., meskipun hampir ndak-da satupun (selain para pendukungnya Schalke) yang mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi. Bahkan membayangkan-pun adalah sebuah kesalahan. 😦

Jahh, demikianlah kenyataanya. Dari ke-4 tim yang akan berlaga di babak semifinal ini, Schalke emang dipandang sebelah mata. Namun bila sampiyan adalah salah satu orang diantara sekian banyak orang yang hanya menggunakan sebelah matanya ketika memandang Schalke, maka untuk yang kesekian-kalinya saiya ingatkan, “Dalam sepakbola, apapun bisa saja terjadi Cah!!”

Lantas bagaimana saiya melihat pertandingan leg-1 babak semifinal ini…?? Jadi begini Cahh….

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: