….Buwat Sahabat

Persahabatan tidak hanya didapat melalui proses pencarian
Tetapi persabatan itu juga ditumbuhkan dari niat yg bersih
Persabatan bukan hanya sekedar memberi dan menerima
Tetapi persahabatn juga membutuhkan pengorbanan

Seorang sahabat tak akan menyembunyikan kesalahan tuk hindari perselisihan…
Justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya…
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan kasih-sayang,
Tetapi berani menyatakan dengan terus-terang meski itu menyakitkan

teman1

Baca lebih lanjut

…., Biarkan Ajahh !!

Biarkanlah terus mengalir
Jangan ditahan
Percuma !

Baca lebih lanjut

My Dream

Jika aku adalah Matahari…
Akan kuterangi harimu dengan kilauan mencerahkan
Akan kuatur panasnya hingga cahayanya menyejukan

Jika aku adalah Bulan…
Akan kubuat gelapmu dengan sinaran benderang
Akan kubingkai syahdunya hingga slamanya terkenang
Baca lebih lanjut

berbuat bukan sekedar berharap

Akhirnya perjalananku terhenti di tepi jurang dalam nan terjal
Kupandang sekeliling… hanya padang tandus luas terhampar
Panas sang surya menghunjam hingga ke sumsum tulang
Kuhela nafas berharap hawa segar menjalar
Sayangnya… cuma dahaga yang mendera..
Sementara perjalanan masih panjang
Baca lebih lanjut

Pak Tua…. sudahlah…!!!

Biarkan lilin itu tetap menyala…
Dan buatlah terus menyala hingga habis sumbunya..
Kalau itu sebuah semangat…
Bukankah lebih baik dibiarkan terus berkobar ??
Lantas… kenapa harus dimatikan.. ?? Baca lebih lanjut

Satu Itu 50 M

Mesra mencinta mulai menghilang
Makna mengasihi musnah
Memalingkan muka menatap maya
Menggauli malam merengkuh maksiat

Mengucap mantra menyapa manja
Menebar mimpi memikat madu
Mata menggoda menguntai maksud
Menjerat mangsa merenggut masa

Mengapa mesti menipu
Mengumbar mesum merayu mendayu
Meretakkan mahligai merusak mahkota
Membuang mahar melupakan martabat

Mengacalah
Menyadarilah
Mendua itu memuakkan

Sabar…..anakku

Kurebahkan badanku ditilam tipis tanpa baju
Mataku menerawang jauh tak berujung
Gimana nasibmu anakku?
Masihkah kau ingat aku?

Kugulingkan badanku menatap batas dinding
Serasa bak pohon tak beranting
Gundah gulana lama tak bersanding
Rohku melayang meski raga masih terbaring Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: